BISMILLAH

SERU...SERU...SERUUUUUUUUU..!!!!!


metro city yang kan tak terlupakan....


Refreshing... or dalam rangka apa niiiih.... oh nggak.. ini cuma sekumpulan makhluk2 kelaparan, karena seharian dan malam-malam terus di guyur hujan.
inisiatif punya inisiatif... suara terkumpul bakar ayam, mau keluar beli ayamnya ke market pun, nunggu hujan agak reda...(nekaaat !!!) dasar perut laper.
iuran...iuraaaan.... Rp. 5000 per orang. emang berapa orang toh total keseluruhannya...???
ziz.... berapa orang seluruh peserta semalam yaaa... "9 orang mbak" jawab aziz... haha. 2 potong ayam dikerebutin 9 orang rakus...

hmmm untung punya dapur jadul (jaman dulu) tungku sudah tersedia kayu bakar pun tinggal ambil disamping. pokok'e beres.... awal mulai pembakaran aku, esti n agus sempet ribut soal bumbu n tata cara pembumbuan. buseeeeeeeet..... biar pun ribut tapi seru, hehe.

{keterangan photo dari kiri ke kanan : esti, adi(yang sedang mangab itu), Agus(tengah), Faiz(belakang), me..(berjilbab) n Solihin yang sedang bakar ayam.} suatu bentuk pemandangan yang nggak akan terlupakan, di tambah lagi mungkin di tahun-tahun yang akan datang tidak ada lagi dapur dengan suasana hitam begitu.... hahaha.

"Esti bilang, mbak, mbok di edit toh photonya... hitam gitu, malu-maluin ajaaa." hehe.. jawab ku " looh es, justru orang-orangnya itu suatu saat malah nggak begitu penting, yang jadi kenangan itu justru kondisi rumah mbah mu ini, dimana asal muasalnya kamu bisa berkembang sampai di saat zaman moderen suatu saat nanti." (ck....ck...ck... kelihatan nampak bijak'ee nasihatnya).

caiyoooooo.... dengan susah payah jadi juga ayam bakarnya. akhirnya ide tambahan.... si agus bilang... mbak kita makan pake nampan aja... nasinya dijadiin satu. payoooo...oke oke aja deh, aziiiiiiizzzz.... ambil daun pisaaaaaaaaang di keboooon. hati2 nyamuk yaaaa. lagi wabah DB nih. pake hp ntuk penerangannya. haha.... kasihan aziz. salah sendiri jadi paling kecil.

akhirnya siap juga. serbuuuuuuuu.... ampun deh kayak ayam aja. nggak tau lagi yang tangan ini n tangan itu. dan ya Allaaaaahhh... yang nyambel terasi mau nikah ni. asinnyaaaaaa.
sie persambelan (Agus, Adi n Esti) kudu bertanggung jawab kalau kami paginya mules2. huuffff haaaah... mantaff...
****
pagi2 masih sunyi niiih. untunglah sisa2 perang semalam sudah dibereskan, jd mbah nggak curiga. bunyi gaduh pun tertelan oleh suara hujan.
masih ngantuk.. kok malah disuruh mbah meres santan berkilo2, duuuuuh orang jaman dulu, sayang banget melakukan pembubaziran. panen kelapa untuk buat minyak. coz harga kelapa jatuh sih... hihihi.

adi...esti.... ivaaaaaaa..... ( grubak grubuk smuanya pada kabur sembunyi). dasar cucu-cucu pemalas..... hidup nggak prihatin, nah looooo !!!..... yang satu alasan lagi ngeteh(adi) ,yang satu lagi alasan ngupas bawang, tapi kok sambil makan nasi uduk, plus pijet2an lagi(esti). n yang satu lagi malah asik ngeposting blog ini. (yeaaaaaah... berita anget nih). alasan, lagi ada tugas kantor mbah...kikikik..(me).
****
akhirnyaaa..... demi semua kondisi disini aku rela... keputusanku pindah tetap di metro tercinta ini, sampai kelak suamiku membawaku pergi dari sini.. mbah.... I Love Uuuuuuuuu...........
go...go..go... metro go.... seru sih.

PERSAHABATAN.........

Persahabatan.......

Aku mencintaimu... aku bersumpah setia padamu... aku ingin selalu bersamamu...
duhai... engkau yang selalu ada di hatiku. kuingin segera mewujudkan mimpiku.. memiliki seorang sahabat dalam sepanjang hidupku.
aku ingin menempatkan mu selalu dalam posisi sebagai sahabatku...
karena aku ingin mengisi kebersamaan dengan mu, dengan rasa senyaman mungkin... duka mu adalah duka ku... kebahagiaanmu adalah beribu syukurku... penantian mu adalah degub indah irama jantung ku... duhai sahabat hidupku... berkomunikasi dengan mu adalah anugrah tak ternilai... bercanda... bertengkar... berkasih sayang adalah butir intan permata yang menyilaukan jejak perjalanan kita...

kenapa persahabatan yang ingin kutawarkan...???
beberapa jejak perhubungan adalah sebuah kesakralan... orang tua dan anak, guru dan murid, teman dengan teman.. juga suami dan istri...semuanya adalah pertalian yang suci... namun tidak banyak kesakralan itu di rakit dengan indah, sebagian justru memupuknya dengan kerusakan. Fasad...Fasad...Fasad...!!!!

orang tua menterlantarkan perkembangan jiwa, didik, psikologis anaknya... anak pun bertingkah kurang ajar pd orang tuanya. Guru bertingkah layaknya preman dengan aksi pukul dalam metode pendidikannya... murid bertingkah semaunya, dan berlaku hura-hura. Teman satu dengan teman lainnya saling mencibir kekurangan dan kelemahan2. suami bertingkah arogan pada sang istri.. dan istri bertingkah tidak senonoh dalam prilakunya...

jangan kan kesakralan yang ada cuma bara dunia... sesak... Fasad.... Fasad.... Fasad.... !!!!

namun banyak pula yang mengemas kesakralan dengan bentuk yang sangat indah... seperti pertemanan satu dengan lainnya.. mereka saling berbagi, saling bercerita... menangis bersama mengerti apa mau ku dan maunya... mereka sangat kompak sekali... katanya :... "aku dan nya adalah satu".
begitulah selayaknya pd bentuk perhubungan yang lain. ortu bertanggung jawab pada posisinya.. mendengar dgn sabar keluh kesah buah hatinya.. mengarahkan tindak khilafnya. sang anak pun belajar mendengar dan mengerti maksud dan mau ortunya... krn mereka bukan hanya ortu dan anak... tapi mereka adalah sahabat.

guru dan anak didik pun saling menghormati... menjadi suri tauladan bagi didikannya. sang muridpun begitu membanggakan bagaimana gurunya... karena ketahuilah. seorang anak yang baru masuk sekolah akan lebih mendengar apa kata gurunya dibandingkan dengan bapak ibunya dirumah. dengan cadel biasanya dia kan bilang "kata ibu guyu begini... kata ibu guyu begitu"
Mengertilah !!!!.... sang ortupun mulai mendapatkan kesibukan baru. karena saat itu engkaulah idola dan juga sahabatnya.

sang suami merupakan suri tauladan sang istri... kalimatnya di turuti. kasih sayangnya, perhatiannya, tanggung jawabnya adalah jerih payah sang istri yang tak akan pernah di tagih ntuk mendapatkan smua itu pada sang suami. kehadirannya adalah keutuhan dari belahan jiwa yang lain. kebersamaan dengannya adalah keindahan tak terperi. kesalahannya di luruskan dengan sabar oleh sang suami... dan istri menurutinya dengan pengagungan pada suami.
karena kata nabi... " jika bukan karena menyembah Allah, sudah kuperintahkan sang istri menyembah suami " >>> (kurang lebih begitu, bila ada yang tau referensinya lebih detail or ada hal yang salah tolong koreksinya)<<<< namun smua itu terjadi bukan sekedar dia suami atau istri... karena mereka adalah sahabat yang saling berbagi dan trus coba ntuk saling mengerti.

so sahabat dan saudaraku seiman smuanya... sudahkah kau cita-citakan kemana perhubunganmu... jika hal itu tidak kau dapatkan dalam perhubunganmu terdahulu. mulai lah dr dirimu dan kmudian generasi mu. persahabatan bukan sekedar kemasan sederhana. efeknya adalah aplikasi kekuatan jiwa. dizaman sekarang apa lagi mendatang kita tidak bisa lepas dari kapitalisme dunia... latih dan kemaslah mental dr semula.
salam ukhuwah.... salam perjuangan...!!!!

by. AQASY

HANYA UNTUK KU DAN DIA :)

09 Juli 2001 - 11:56
Delapan Kado Terindah

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

2. MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang Lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar denganbaik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. D I A M
Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai Untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, " Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF
Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai Menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado " kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

8. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

Bayangkanlah Bila Aku Tak Setia …

Publikasi 24/12/2002 07:51 WIB

eramuslim - “Bayangkanlah bila aku tak setia” Seketika wajah istriku memerah ketika pernyataan itu kuungkapkan tadi malam. Ada getar kemarahan yang siap menyemburat dari rona wajahnya, namun ia masih mencoba menahannya. Belum selesai tarikan nafasnya yang kesekian setelah pernyataan itu, ia langsung membalikkan badannya memunggungi aku. Aku tersenyum, “berhasil …” pikirku.

Ya, aku berhasil membuatnya semakin sayang kepadaku. Anda bisa saja melakukan hal yang sama (jika berani) untuk membuat sayang dan cinta pasangan Anda tetap bergelora sepanjang masa. Memang, pernyataan itu bisa berimplikasi ketika Anda tak segera mengklarifikasinya. Seperti kejadian malam itu, setelah berbalik dan memunggungi, aku biarkan ia melakukan hal itu selama ia mau. Karena aku tahu, di benaknya terngiang-ngiang kata-kata: “bayangkanlah bila aku tak setia” dan dimatanya, hanya diriku yang singgah disana.

Dan itu terbukti, setelah beberapa saat kupikir ia tidur dan bersikap masa bodoh dengan ungkapanku yang aneh itu, ternyata ia tidak bisa memejamkan mata dan terus memikirkan kata-kata itu. “Dik …, abangkan cuma bilang, bayangkan … dan itu belum tentu terjadi. Abang belum melanjutkan pernyataan berikutnya”

Dan benar, selang satu jam dari pernyataan pertama, aku ucapkan pernyataan kedua, “Bayangkanlah dik, bila Abang mendahului adik menghadap Allah”. Serta merta ia berbalik dan memelukku erat, beberapa tetes air bening keluar dari sudut matanya yang cantik. Maaf, aku tidak bisa menceritakan kepada Anda tentang kehangatan cinta dan sayang malam itu, jika Anda tak melakukannya sendiri. Yang jelas, aku berhasil melakukan satu terapi yang tepat untuk tetap membuat istriku sayang dan cinta kepadaku.

Bagaimana dan mengapa hubungan dapat berlangsung dan dapat gagal? Secara sederhana dapat dijelaskan, Anda tidak dapat menghargai apa yang Anda anggap sebagai sesuatu yang memang sudah semestinya Anda miliki. Inilah sebabnya mengapa orang-orang tidak merasa berbahagia dengan kehidupan yang mereka miliki. Mereka selalu menginginkan lebih banyak tapi tidak pernah bersyukur terhadap apa yang mereka miliki. Dan apabila Anda tidak mensyukuri apa yang Anda miliki, Anda akan mulai beranggapan bahwa hal itu memang sudah semestinya Anda miliki. Apabila Anda memiliki anggapan yang demikian, maka Anda tidak lagi menganggap berharga apa yang Anda miliki. Dan apabila Anda tidak menganggap berharga apa yang Anda miliki, Anda tidak dapat menikmati apa yang Anda miliki.

Hal yang sama juga berlaku dalam setiap hubungan. Dalam hal ini, bagi Anda pasangan suami istri, apabila pasangan Anda menganggap Anda sebagai orang yang memang sudah semestinya ada, maka dia tidak akan menganggap Anda sebagai orang yang berharga dan dia akan mulai mencari orang lain. Contoh sederhana, misalkan saja Anda pergi ke dokter, dan dokter mengatakan bahwa Anda akan kehilangan pendengaran, barangkali Anda akan segera menyadari bahwa suara indah istri Anda tak akan pernah lagi terdengar. Itu baru pendengaran, bayangkanlah jika tidak sekedar pendengaran yang hilang, misalnya, penglihatan atau bahkan pasangan Anda pergi untuk selamanya.

Ada sebuah pesan Nabi agar kita senantiasa mengingat 5 hal sebelum datangnya 5 hal yang lain, yakni sehat sebelum datangnya sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, waktu lapang sebelum kesempitan tiba dan hidup sebelum mati. Pesan Nabi itu senantiasa mengingatkan kita bahwa rasa bersyukur kita akan muncul ketika diingatkan bahwa apa yang kita anggap sebagai sesuatu yang sudah semetinya kita miliki itu sesungguhnya belum tentu kita miliki (selamanya). Anda tidak bisa menganggap sesuatu yang sudah Anda miliki saat ini sebagai hal yang tidak mungkin terpisah dari Anda, karena setiap saat, semua yang Anda miliki itu dapat saja hilang dan berpisah.

Anda pernah cemburu? Atau pasangan Anda cemburu? Jangan khawatir, karena itu justru akan semakin mengeratkan hubungan Anda. Apabila Anda atau pasangan Anda sedikit mengkhawatirkan hubungan Anda, ini artinya bahwa di dalamnya ada unsur keraguan, sehingga kekhawatiran ini tidak akan menghilangkan keangkuhan dan tidak bersyukur. Untuk itu, Anda perlu menciptakan unsur ketidakpastian agar Anda tidak kehilangan kasih sayang untuk lebih mengeratkan hubungan.

Tanpa adanya unsur keraguan akan muncul perasaan bahwa “Anda akan selalu ada”. Apabila perasaan seperti ini muncul, maka pasangan Anda tidak akan lagi menganggap bahwa Anda orang yang luar biasa, sehingga hilanglah penghargaannya kepada Anda. Jika pasangan Anda sudah menganggap bahwa Anda memang sudah semestinya ada, padamlah perasaan kasih sayang. Tapi jangan takut, dalam waktu sedetik Anda dapat menghidupkan kembali perasaan sayang dan hubungan akan (semakin) menjadi erat dengan cara memperkenalkan unsur keraguan.

Satu kesalahan yang sering kita lakukan dan sangat disayangkan, ketika kita merasa tidak aman terhadap sebuah hubungan, kita justru lebih memperparahnya dengan menegaskan bahwa Anda selamanya miliknya, sehingga hilanglah unsur keraguan yang menyadarkan bahwa Anda tidak selalu mesti ada. Sepintas sih, setiap pasangan yang diberi kata-kata penegasan, bahwa Anda miliknya selamanya, akan tersenyum. Padahal kalau mau direnungi lagi, hal itu jelas merupakan kesalahan yang lumayan fatal. Inilah fakta tentang karakter manusia. Jadi, jika ingin terus disayang dan dicinta, ingatkanlah selalu pasangan Anda agar senantiasa menganggap bahwa setiap saat dia bisa saja berpisah dan kehilangan Anda. Berani mencoba? Hmmm … (Bayu Gautama, sumber tulisan: David J Lieberman, Get Anyone To Do Anything)

Jangan Biarkan Dirimu Hancur

Jangan biarkan dirimu hancur
----------------------------

Suatu ketika, ada seorang sahabat memulai kotbahnya dengan mengeluarkan selembar uang seratus ribu yang baru. Kemudian dia bertanya "Siapa di antara kamu yang mau uang ini, jika diberikan ikhlas padamu?" Langsung saja yang mengangkat tangan banyak sekali.

Katanya lagi " Ya, ini akan saya berikan, tapi sebelumnya biar saya melakukan hal ini". Sahabat tersebut meremas uang kertas seratus ribu itu, menjadi gulungan kecil yang kumal.

Kemudian dia buka lagi ke bentuk semula : lembaran seratus ribu, tapi sudah kumal sekali. Lalu dia bertanya " Siapa yang masih mau uang ini?" Tetap saja banyak yang angkat tangan, sebanyak yang tadi.

"Oke, akan saya kasih, tapi biarkan saya melakukan hal ini". Dia menjatuhkan lembaran uang itu ke lantai, terus diinjak-injak pakai sepatunya yang habis berjalan di tanah becek sampai nggak karuan bentuknya. Dia tanya lagi" siapa yang masih mau?" Tangan-tangan masih saja terangkat. Masih sebanyak tadi.

"Nah, sahabatku, sebenarnya aku dan kau sudah mengambil satu nilai yang sangat berharga dari peristiwa tadi. Kita semua masih mau uang ini walau bentuknya sudah nggak karuan lagi. Sudah jelek, kotor, kumal... tapi nilainya nggak berkurang: tetap seratus ribu rupiah.

Sama seperti kita. Walau kau tengah jatuh, tertimpa tangga pula... tengah sakit, tengah hancur pula, atau kau gagal, nggak berdaya, terhimpit, dan merasa terhina, kecewa dan terkhianati, atau dalam keadaan apapun, kau tetap nggak kehilangan nilaimu... karena kau begitu berharga. Jangan biarkan kekecewaan, perasaan, ketakutan, sakit hati, menghancurkan kamu, harapanmu, atau cita-citamu."

"Kamu akan selalu tetap berharga, bagi dirimu, bagi diriku, bagi sahabatmu, bagi sahabat yang lain dan kau tetap sama dimata Tuhanmu. Dia, Tuhanmu, akan berlari mendekatimu, jika kau berjalan menuju-Nya. Aku pun sahabatmu akan melakukan hal yang sama, karena fithrah setiap diri kita akan mulia jika mencoba mendekati sifat2 Tuhan kita. Disanalah nilai dirimu berada."